Suatu hari sahabatku bertanya ...Mba kok kamu sabar sih , bisa gitu lho merelakan di nomorduakan dari kepentingan keluarganya...suami mba kan anak pertama dan selalu diandalkan banget sama keluarganya...
Dulu kubelum belajar ilmunya pasti jadi baper sedih , tapi ya mau bagaimana lagi ..merelakan dengan sedih karena di nomorduakan tapi jika dilihat dari keutamaannya tentulah kita yang sudah memahami bahwa surga istri berada pada bakti terhadap suaminya, dan surga suami berada pada bakti kepada orang tuanya, tentunya kita akan menetapkan hati untuk meraih Surga bersama dong yaa..
Bismillah.., Karena istri itu ikut suami , maka kuberharap suamiku juga dapat surga dari baktinya terhadap orangtuanya.
Sabar itu macem - macem yaa porsi yang didapat untuk masing -masing individu,maka sungguh beruntunglah mereka mereka yang sering diuji kesabarannya dan mampu melaluinya dengan tenang...
apalagi belajar sabar terhadap pasangan..wuihhh ini pelajaran seumur hidup berbonus Surga jika lulus..Masya Allah.
Ujiannya macem macem dan yang pasti bapernya tidak boleh mengedepankan ego.. walau berattt rasanya ya.. tapi kan ada Allah..
cerita aja ngadu sengadu ngadunya sama Allah..
malah kadang ku minta peluk sama Allah klo lagi pengen nangis sejadi jadinya..
merasakan Kelembutan kasih sayang Allah membayangkan di belai dengan lembut karena yakin Allah Al Lathif , Ar Rahman Ar Rahim..
terus jadi tenang dan nyaman deh..
Jika mau jadi lebih utama dari bidadari ..wanita dunia perlu banyak belajar agar bisa dicemburui para bidadari..supaya selama jadi wanita dunia.. gag usah cemburu sama bidadari...semoga dari beberapa riwayat berikut ini bisa menambah semangat ukhti sholehah karena untuk bisa jadi muslimah yang dicemburui bidadari , karena untuk bisa dicemburui itu butuh perjuangan yaa...harus terpenuhi dulu sifat sifat wanita yang baik agamanya.
Syaikh Shalih Al Utsaimin rahimahullah mengatakan :
Wanita yang Baik agamanya senantiasa :
- Menegakkan perintah Allah Ta'ala
- Menjaga hak - hak suaminya dan ranjangnya
- Menjaga anak - anak dan harta suaminya
- Membantunya dalam ketaatan kepada Allah
- Jika suaminya lupa, ia akan mengingatkannya
- Jika suaminya malas, ia akan menyemangatinya
- Jika suaminya marah, ia akan berusaha membuatnya ridha
Betapa banyaknya peran wanita disini yang perlu diperjuangkan , untuk itu wanita memang harus senantiasa belajar , bagaimana kita bisa menegakkan perintah Allah Ta'ala dengan baik jika tidak tahu ilmunya, dan tidak tahu bagaimana syariat-syariatnya.Harus belajar bagiaman akhlak wanita yang baik. Tidak mudah memang sebagai wanita yang memiliki kecenderungan memiliki sifat ingin diperhatikan, ingin tampil menarik, pencemburu , iri hati serta menyenangi keindahan.
Dari riwayat sebuah hadits Al Imam Ath Thabrani meriwayatkan sebuah hadis dari Ummu Salamah,
bahwa ia Radhiyallahu'anha berkata,
" Ya Rasulullah, jelaskan padaku firman Allah tentang bidadari-bidadari bermata jeli.."
Baginda menjawab,
"Bidadari yang kulitnya bersih, matanya jeli dan lebar,rambutnya berkilau bak bak sayap burung Nasar"
Ummu Salamah berkata lagi,
"Jelaskan padaku Ya Rasulullah, tentang firmanNya : Laksana Mutiara yang tersimpan baik (Al Waqiah 23)"
Baginda menjawab,
"Kebeningannya seperti kebeningan mutiara di kedalaman lautan, tak pernah tersentuh tangan manusia"
Ummu Salamah bertanya,
“Ya Rasulullah, jelaskanlah kepadaku tentang firman Allah: Di dalam surga itu ada bidadari yang baik2 lagi cantik2 (Ar Rahman: 70).”
Rasulullah menjawab,
“Akhlaqnya baik dan wajahnya cantik jelita.”
Ummu Salamah bertanya lagi,
“Jelaskan padaku tentang firman Allah: Seakan2 mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan baik (Ash Shaffat 49).”
Beliau menjawab,
“Kelembutannya seperti kelembutan kulit yang ada di bagian dalam telur dan terlindung dari kulit bagian luarnya atau yang biasa disebut putih telur.”
Ummu Salamah bertanya lagi,
“Ya Rasulullah jelaskan padaku tentang firman Allah: Penuh cinta lagi sebaya umurnya (Al Waqi’ah: 37).”
Beliau menjawab,
“Mereka adalah wanita2 yang meninggal di dunia dalam usia lanjut, dalam keadaan rabun dan beruban. Itulah yang dijadikan Allah tatkala mereka sudah tua, lalu Allah menjadikan mereka sebagai wanita2 gadis, penuh cinta, bergairah, mengasihi, dan umurnya sebaya.”
Ummu Salamah lalu bertanya lagi,
“Manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari yang bermata jeli?”
Beliau menjawab,
“Wanita - wanita dunia lebih utama daripada bidadari bidadari seperti kelebihan apa yang nampak dari apa yang tidak terlihat.”
Rasulullah menjawab,
“Karena shalat mereka, puasa mereka, dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih bersih,, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuningan, sanggulnya mutiara, dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, “Kami hidup abadi dan tidak mati. Kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali. Kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali. Kami redha dan tidak pernah bersungut2 sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya.”
Jadi yukk semangat terus.. sedih2nya di ceritain ke Allah aja, selalu ber hati cantik dan berhias cantik terus ke suaminya, semangat belajar agamanya, sabar dan semangat mencari ridha suami , berjuang melawan diri sendiri , karena ujiannya bukan pada bagaimana membuat bidadari cemburu , namun perjuangannya ada pada bagaimana seorang muslimah menginginkan seperti apa kelak dirinya bisa merias hati akhlaknya untuk suaminya then Bismillah ..Be a Hidden Gem Muslimah.
#tintahikmahtanti -13 Spetember 2021-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar