Selasa, 25 Oktober 2022

Halaqah 06. Cara Beriman Dengan Takdir Allah Bag 3- Ajali,Umri,Hauli, Yaum



 Halaqah yang ke enam dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Takdir Allāh  *Cara Beriman Dengan Takdir Allah Bag 3*.

Selain beriman dengan penulisan takdir ajali yang mencakup seluruh perkara, maka para ulama menyebutkan bahwa termasuk beriman dengan penulisan takdir adalah *Beriman Dengan Beberapa Jenis Penulisan Takdir yang lain*. Yang merupakan bagian dari penulisan takdir ajali.

⑴ Takdir Umri

Yaitu penulisan takdir seseorang diawal umurnya ketika didalam rahim ibunya, ditulis rezeki, ajal, amalan, kesengsaraan dia & kebahagiaan.

Dalilnya adalah hadits Abdullah Ibnu Mas’ud radiallahu anhu, Rasulullãh ﷺ bersabda:

إنَّ أَحَدَكُم يُجْمَعُ خلقُهُ فِيْ بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْمًا، ثُمَّ يَكُوْنُ في ذلك عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُوْنُ في ذلك مُضْغَةً مِثلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ الْمَلَكُ فيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ، وَأَجَلِهِ، وَعَمَلِهِ، وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ، 

(رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ)

[HR Bukhori & Muslim]

“Sesungguhnya salah seorang diantara kalian dikumpulkan penciptaanya di perut ibunya selama 40 hari, kemudian didalamnya sebagai segumpal darah selama 40 hari, kemudian didalamnya sebagai segumpal daging selama 40 hari, kemudian diutus seorang Malaikat kemudian meniup nyawa didalamnya & diperintahkan dengan 4 kalimat yaitu menulis rezekinya, ajalnya, amalannya & apakah dia sengsara atau orang yang bahagia”.

⑵ Takdir Hauli

Yaitu takdir khusus kejadian selama satu tahun ditentukan dimalam Lailatul Qadar.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

[QS Ad-Dukhan 3- 4]

“Sesungguhnya Kami telah turunkan Al Quran pada malam yang berbarakah, sesungguhnya Kami memberikan peringatan didalamnya di pisahkan seluruh perkara yang kokoh”

⑶ Takdir Yaumi

Yaitu pelaksanaan apa yang sudah ditulis pada waktu yang sudah ditentukan.

Dalilnya adalah firman Allāh:

.. ۚ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِي شَأْنٍ

[QS Ar-Rahman 29]

“setiap hari Dia (Allāh) dalam sebuah urusan”

Diantara urusan Allāh adalah mengampuni dosa, menciptakan, melenyapkan, menghidupkan, mematikan, memuliakan, menghinakan, memberi & menahan dll. Dan perlu diketahui bahwa Takdir Yaumi, Hauli & Umri tidak keluar dari apa yang sudah tertulis di dalam takdir Ajali.

Demikian yang bisa kita sampaikan pada Halaqah kali ini & sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaqah 20. Penjelasan Pokok Kelima Bagian 3

Halaqah yang ke-20 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Penjelasan Kitāb Al-Ushūlul As-Sittah (6 Kaidah), sebuah kitāb yang dikarang oleh Syaikh Muhammad...