Senin, 24 Oktober 2022

Halaqah 07. Shuhuf Mūsā dan Kitab Az-Zabūr



Halaqah yang ke-7 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Beriman Dengan Kitab-kitab Allāh adalah tentang “Shuhuf Mūsā dan Kitab Az-Zabūr”.


Allāh menyebutkan Shuhuf Mūsā dan sebagian isinya di dalam Surat Al-A’la dan An-Najm, sebagaimana telah disebutkan ayat-ayatnya di dalam halaqah sebelumnya.


Ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa Shuhuf Mūsā berbeda dengan At-Taurāt, diantaranya adalah Syaikh Shālih Alu Syaikh hafizhahullāh.


Dan sebagian ulama yang lain mengatakan bahwa Shuhuf Mūsā adalah bagian dari Kitab At-Taurāt, seperti Syaikh ‘Abdurrazzāq Afifiy rahimahullāh.


Dan sebagian yang lain mengatakan bahwa Shuhuf Mūsā sama dengan kitab At-Taurāt, diantaranya adalah Syaikh Shālih Fawzān hafizhahullāh.


Wallāhu a’lam, mana diantara pendapat-pendapat ini yang lebih kuat.


Namun seorang yang beriman wajib beriman secara global dengan semua kitab yang Allāh turunkan kepada para RasulNya.


Az-Zabur, maka kalimat Az-Zabūr, secara bahasa artinya adalah kitāb, jamaknya adalah Az-Zubur. Allāh berfirman:


وَكُلُّ شَيْءٍ فَعَلُوهُ فِي الزُّبُرِ


“Dan segala yang mereka lakukan tertulis di dalam Az-Zubur.” (QS Al-Qamr : 52)


Maksudnya adalah semuanya tertulis di dalam kitab-kitab yang ada di tangan malaikat.


Yang kita ketahui tentang Az-Zabūr bahwasanya, Kitab ini diturunkan kepada Nabi Dāwūd ‘alayhissalām, Sebagaimana firman Allāh di dalam surat An-Nisā dan Al-Isrā 


وَآتَيْنَا دَاوُودَ زَبُوراً 


“Dan Kami telah berikan kepada Dāwūd kitab Zabūr.”  (An-Nisā : 163 dan Al-Isrā : 55)



Rasūlullāh ﷺ bersabda:


أُعْطِيتُ مَكَانَ التَّوْرَاةِ ؛ السَّبْعَ وَأُعْطِيتُ مَكَانَ الزَّبُورِ ؛ الْمَئِينَ ، وَأُعْطِيتُ مَكَانَ الْإِنْجِيلِ ؛ الْمَثَانِيَ ، وَفُضِّلْتُ ؛ بِالْمُفَصَّلِ


“Aku telah diberi As-Sab’u yang sebanding dengan kitab Taurāt. 

Dan aku diberi Al-Maīn yang sebanding dengan kitab Az-Zabūr. 

Dan aku diberi Al-Matsāniy yang sebanding dengan kitab Al-Injīl. 

Dan aku dikaruniai kelebihan dengan Al-Mufashshal.” (HR Ahmad dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albāniy rahimahullāh)


Yang dimaksud dengan As-Sab’u, Al-Maīn, Al-Matsāniy dan Al-Mufashshal adalah nama kumpulan surat yang ada di dalam Al-Qurān.


Az-Zabūr diturunkan di bulan Ramadhān, Rasūlullāh ﷺ bersabda:


وأنزل الزبور لثمان عشرة خلت من رمضان


“Dan diturunkan Az-Zabūr setelah berlalu 18 hari di bulan Ramadhān.” (HR Ath-Thabrāniy di dalam Al-Mu’jamul Kabīr dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albāniy rahimahullāh)


Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaqah 20. Penjelasan Pokok Kelima Bagian 3

Halaqah yang ke-20 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Penjelasan Kitāb Al-Ushūlul As-Sittah (6 Kaidah), sebuah kitāb yang dikarang oleh Syaikh Muhammad...