Silsilah Ilmiyyah 05.03 Beriman Kepada Hari Akhir
Halaqah 58 –
Beberapa Contoh Dosa Penyebab Terjatuhnya Seseorang Ke Dalam Neraka Bagian 04 dari 04
Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A
Assalamualaykum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah wa sholatu wa sallamu ala Rosulillah wa ala alihi wa sohbihi ajmain
Halaqoh yang ke-63 dari silsilah beriman kepada hari akhir adalah tentang Beberapa Contoh Dosa Penyebab Terjatuhnya Seseorang Ke Dalam Neraka Bagian 04 dari 04
Diantara dosa yang bisa menyebabkan seseorang terjatuh ke dalam neraka adalah dosa wanita yang tidak bersyukur kepada suaminya.
Rasulullah shallallahu álayhi wa sallam bersabda :
Diperlihatkan kepadaku bahwa sebagian besar penduduk neraka adalah wanita, mereka telah ingkar, dikatakan kepada beliau apakah mereka ingkar kepada Allah? Beliau bersabda, mereka ingkar pada suami-suami mereka, mengingkari kebaikan-kebaikan mereka, seandainya engkau berbuat baik kepada salah seorang diantara mereka sekian lama kemudian dia melihat darimu sesuatu yang tidak membuat dia senang, maka wanita tersebut akan berkata aku tidak melihat kebaikan sedikitpun darimu
Hadist riwayat Bukhari dan Muslim.
Seorang wanita yang sholehah hendaklah bersyukur kepada Allah, kemudian bersyukur kepada suaminya karena dengan sebabnya Allah subhana wa ta ‘ála menjaga dia sebagai seorang istri, menutupi kekurangannya, menunaikan hajatnya dan lain-lain.
Dan secara umum bersyukur kepada orang lain yang pernah berbuat baik kepada kita diperintahkan dalam agama Islam.
Apabila seseorang tidak bisa membalas maka hendaknya dia mendoakan dengan kebaikan baik di hadapan orang tersebut maupun tidak di hadapannya.
Rasulullah shallallahu álayhi wa sallam bersabda :
Barang siapa yang berbuat baik kepada kalian, maka balaslah kalau kalian tidak menemukan sesuatu untuk membalasnya, maka doakanlah dengan kebaikan sampai kalian merasa bahwasannya kalian telah membalas kebaikannya.
Hadist shahih riwayat Abu Dawud dan An Nasai.
Dan diantara dosa yang membahayakan kehidupan seorang hamba di akhirat adalah 3 dosa yang tercantum di dalam sabda Nabi shallallahu álayhi wa sallam
Tiga orang yang Allah haramkan masuk surga :
1. pencandu khamr atau minuman keras
2. anak yang durhaka
3. dan dayyuts, yaitu laki-laki yang membiarkan kejelekan di dalam keluarganya
Hadits hasan riwayat Imam Ahmad di dalam Musnadnya.
Seorang kepala keluarga yang membiarkan kemaksiatan di dalam keluarganya dan memfasilitasi dikhawatirkan terkena ancaman ini, seseorang kepala keluarga dituntut untuk tegas dan lembut dengan keluarganya. Rasa sayang bukan berarti harus memberi segala yang diminta dan mendidik mereka untuk taat, tidak identik dengan kekerasan.
Istri dan anak adalah ujian dan titipan Allah, kewajiban kita adalah mengerahkan tenaga semaksimal mungkin untuk menjaga diri dan keuarga kita dari neraka. Dan hidayah di tangan Allah subhana wa ta ála.
Dan diantara dosa yang membahayakan adalah durhaka kepada kedua orang tua. Dan diantara bentuk durhaka adalah menyakiti orang tua dengan lisan, dengan sikap ataupun dengan tangan.
Seorang muslim dan muslimah diperintah untuk lemah lembut kepada orang tua, merendahkan diri di hadapan mereka dan menaati perintah mereka selama tidak bertentangan dengan syariat.
Dan diantara bentuk bakti yang paling berharga kepada orang tua kita adalah mengeluarkan mereka dari kegelapan kesyirikan, kebid’ahan, dan kemaksiatan menuju cahaya tauhid, sunnah, dan ketaatan kepada Allah subhana wa ta ála.
Dan diantara dosa yang membahayakan adalah dosa seorang pejabat yang menipu bawahan atau rakyatnya.
Rasulullah shallallahi álayhi wa sallam bersabda :
Tidaklah seorang hamba, Allah berikan jabatan kemudian dia mati dalam keadaan menipu bawahan atau rakyatnya kecuali Allah akan mengharamkan dia masuk ke dalam surga
Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim.
Diantara bentuk menipu kepada rakyat adalah tidak menasehati mereka demi keselamatan dunia dan akhirat mereka, tidak memenuhi hak-hak mereka, tidak berbuat adil di antara mereka.
Maksud diharamkan masuk surga disini bahwasannya pelakunya tidak masuk surga secara langsung namun dia berhak untuk diazab di dalam neraka terlebih dahulu apabila Allah menghendaki.
Ini adalah beberapa contoh dosa-dosa besar dan para ulama telah mengarang buku khusus tentang dosa-dosa besar, kita pelajari supaya kita bisa menjauhi.
Keyakinan ahlus sunnah bahwa pelaku dosa besar di bawah kehendak Allah, kalau Allah menghendaki maka Allah akan mengampuni, dan kalau Allah menghendaki maka Allah akan mengazabnya terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam surga.
Dan azab neraka bagi para pelaku dosa besar meski tidak selamanya namun bukan sesuatu yang ringan.
Satu menit dibakar api dunia adalah perkara yang berat maka bagaimana dibakar dalam waktu yang lama dengan api akhirat yang jauh lebih panas.
Rasulullah shallallahu álayhi wa sallam bersabda :
Api kalian adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian dari neraka jahannam
Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim.
Kesabaran dalam menaham hawa nafsu di dunia bagi seorang muslim jauh lebih ringan dan lebih mudah daripada kesabaran di dalam menghadapi azab neraka di alam akhirat.
Semoga Allah subhana wa ta ála melindungi kita dan keluarga kita dari api neraka.
Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
Abdullah Roy,
Di kota Al Madinah
Materi audio ini disampaikan di dalam grup WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah (HSI) Abdullah Roy.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar